K E A M A N A N E M A I L
Studi Kasus : Windows Mail & Gmail
Sekilas mengenai Email :
Merunut referensi Ensiklopedia Wikipedia berbahasa Indonesia, email atau dalam bahasa Indonesia disebut surat elektronik adalah sarana mengirim surat melalui jalur internet . Surat elektronik sudah mulai digunakan pada tahun 1960-an di mana pada saat itu Internet masih belum terbentuk, yang ada hanyalah kumpulan ‘mainframe‘ yang berbentuk jaringan. Mulai tahun 1980-an, surat elektronik sudah bisa dinikmati oleh khalayak umum. Untuk mengirimkan surat elektronik kita memerlukan suatu program yang disebut dengan mail-client.
Format email berdasarkan Buku Keamanan Sistem Informasi berbasis Internet yang ditulis oleh Pak Budi Rahardjo, didefinisikan oleh RFC (Request for Command) 822 sebagai berikut :
- Header, yaitu amplop yang berisi informasi mengenai alamat pengirim dan yang dituju
- Body, yaitu isi dari surat, body tersebut dipisahkan dari header dengan sebuah baris kosong.
Sedangkan untuk berkas biner, misalkan dokumen yang dihasilkan oleh wordprocessor, dapat diubah dalam bentuk teks baru yang dikirmkan, yaitu sebagai berikut :
- uudecode/uuendecode, base64
- attachment, dan
- standar MIME
Berikut ini contoh dalam bentuk snap shot image “pengiriman email dari windows mail (mail client) ke Gmail (web based mail)” dan “snap shot dari definisi RFC 822”, yang menjelaskan mengenai header dan body pada email serta berkas biner dalam bentuk image (3,39 kb) dan text (216 bytes) yang di attach-kan di dalam email :
Referensi :
- Wikipedia. 2008. Email. (http://id.wikipedia.org/wiki/Email)
- Rahardjo, B. 2005. Keamanan Sistem Informasi Berbasis Internet Versi. 5.3. PT Insan Indonesia – Bandung & PT INDOCISC – Jakarta
Catatan Penulis :
Tulisan ini dibuat ketika penulis menjadi mahasiswa pada mata kuliah IF5166-Keamanan Informasi Sistem Lanjut di Prodi MTI, Bidang Khusus Chief Information Officer, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika, Institut Teknologi Bandung.
Bandung, 11 November 2008
R. E. Triono Nuryatno





